PT. PANJI WIRA SURYA MANDIRI

PANJI merupakan produsen Dolomite, Kapur Pertanian, Calcium Carbonate, Hydrated Lime, Quick Lime dan Clay. Lokasi Pabrik dan Gudang berada di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara. Info dan Pemasaran : 0852-6591-8610

Selasa, 19 April 2016

Cara Pengolahan Lahan Untuk Tanaman Semangka



Pengolahan Lahan Untuk Tanaman Semangka 
Hal yg diperhatikan dalam pengolahan lahan untuk tanam semangka adalah sebagai berikut :
1.Persiapan
Bila areal bekas kebun, perlu dibersihkan dr tanaman terdahulu yg masih tumbuh. Bila bekas persawahan, dikeringkan dulubeberapa hari sampai tanah itu mudah dicangkul, kemudian diteliti pH tanahnya.
Pembukaan Lahan : Lahan yg ditanami dilakukan pembalikan tanah utk menghancurkan tanah hingga menjadi bongkahan-bongkahan yg merata. Tunggul bekas batang/jaringan perakaran tanaman terdahulu dibuang keluar dr areal, & juga segala jenis batuan yg ada dibuang, s’hingga tdk mempengaruhi perkembangan tanaman semangka yg akan ditanam di areal tersebut.
Pembentukan Bendengan : Tanaman semangka membutuhkan bendengan supaya air yg terkandung di dlm tanah mudah mengalir keluar melalui saluran drainase yg dibuat. Jumlah bendengan tergantung jumlah baris tanam yg dikehendaki oleh si penanam (bentuk bendengan baris tanaman ganda, bendengan melintang pada areal penanaman). Lebar bendengan 7-8 meter, tergantung tebal tipis & tinggi bendengan (tinggi bendengan minimum 20 cm).


2.Pengapuran

      Dilakukan dgn pemberian jenis KAPUR PERTANIAN GK atau Dolomite Halus PANJI yg me-ngandung unsur Calsium (Ca) & Magnesium (Mg) yg bersifat menetralkan keasaman tanah & menetralkan racun dr ion logam yg terdpt didlm tanah. 
       
     Penggunaan kapur per 1000 m 2 pada pH tanah 4-5 diperlukan 150-200 kg dolomit, utk antara pH 5-6 dibutuhkan 75-150 kg dolomit & pH >6 dibutuhkan dolomit sebanyak 50 kg. 

Rentang waktu penaburan Dolomite halus Panji atau Kapur Pertanian GK dengan pupuk lain adalah 1 bulan.

Taburkan terlebih dahulu dolomit atau kapur pertanian setelah satu bulan di ikuti penaburan pupuk lainnya.

3.Pemupukan 
     Pupuk yg dipakai adalah pupuk organik & pupuk buatan. Pupuk kandang yg digunakan adalah pupuk kandang yg berasal dr hewan sapi/kerbau & dipilih pupuk kandang yg sudah matang. Pupuk kandang berguna utk membantu memulihkan kondisi tanah yg kurang subur, dgn dosis 2 kg/ bedengan. Caranya, ditaburkan disekeliling baris bendengan secara merata.

     Pupuk tersebut terdiri atas Pupuk Makro yg terdiri dr unsur Nitrogen, Phospor, Kalsium (dibuat dr pupuk ZA, TSP & KCl)
      Pupuk Mikro yangterdiri dr Kalsium (Ca) Magnesium (Mg) Mangaan (Mn), Besi (Fe), Belerang (S), Tembaga (Cu), Seng (Zn) Boron (Bo) & Molibden (Mo). Pupuk tersebut, dijual dgn beberapa merek seperti Mikroflex, Microsil dll. Penggunaannya, dicampur 1% obat anti hama penggerek batang.



4.Tahap penghalusan & perataan bongkahan tanah

     Tahap penghalusan & perataan bongkahan tanah pada sisi bendengan pada tempat penanaman semangka dilakukan dgn cangkul.
     Di bagian tengah, sebagai landasan buah pada bedengan, diratakan & diatas lapisan ini diberi jerami kering utk perambatan semangka & peletakan buah.
      Bendengan perlu disiangi, disiram & dilapisi jerami kering setebal 2-3 cm & plastik mulsa dgn lebar plastik 110-150 cm agar menghambat penguapan air & tumbuh tanaman liar.

     Pemakaian plastik lebih menguntungkan karena lebih tahan lama, sampai 8-12 bulan pada areal terbuka (2 - 3 kali periode penanaman). Plastik sisa yg berwarna perak yg memantulkan sinar matahari & secara tdk langsung membantu tanaman banyak mendpt sinar matahari utk pertumbuhannya.

MARKETING  & INFO :

Hery Sunardi / 0852 6591 8610
email : hery.sunardi@hotmail.com

Danny Liangga / 0852 0762 9988

email : dannyliangga@rocketmail.com

Deni Alisandi Siregar/ 0813 7522 9955

Bagaimana caranya agar pohon mangga bisa berbuah lebat?


Bagaimana caranya agar pohon mangga bisa berbuah lebat? Pohon mangga adalah pohon yang mudah ditanam. Perawatan pohon ini pun tidak begitu sulit. Sifatnya yang bandel terhadap hama dan penyakit juga membuat pohon ini kerap dijadikan sebagai penghias halaman rumah. Apalagi pohon mangga juga dapat menghasilkan buah yang berukuran besar dengan nilai ekonomis tinggi.



Pohon Mangga

Tapi tahukah anda, jika dipelihara dengan metode yang tepat, pohon mangga dapat menghasilkan buah yang lebih lebat. Jika biasanya pohon yang anda miliki hanya berbuah sedikit, maka dengan memberikannya perlakuan khusus akan merangsang pohon tersebut untuk menghasilkan buah mangga yang banyak. Silahkan mencoba ketiga tips rekomendasi dari kami berikut ini :

1. Pemangkasan Cabang Pohon Selepas Panen

Metode pertama yang bisa anda lakukan untuk memicu pohon mangga berbuah lebat adalah memangkas bagian cabang dan ranting pohonnya secara periodik. Sama seperti penjelasan di sini, 

Tujuan dari pemangkasan yaitu agar pohon tersebut memiliki bentuk yang proporsional dan dipenuhi cabang-cabang muda yang siap berproduksi. 
Pemangkasan dilakukan pada bagian cabang yang sudah tidak produktif, berusia tua, berpenyakit, dan tumbuh tidak normal. 
Pemangkasan sebaiknya dikerjakan setiap kali selesai masa panen pohon mangga
.

MARKETING  & INFO :

Hery Sunardi / 0852 6591 8610
email : hery.sunardi@hotmail.com

Danny Liangga / 0852 0762 9988
email : dannyliangga@rocketmail.com

Deni Alisandi Siregar/ 0813 7522 9955


2. Penaburan Kapur Pertanian atau Dolomite

Dolomit Halus PANJI atau Kapur Pertanian berfungsi untuk meningkatkan tingkat keasaman tanah. 
Perlu diketahui, salah satu faktor penyebab rendahnya buah yang dihasilkan pohon mangga adalah sifat media tanamnya berubah menjadi asam dan tidak ideal. 

Untuk itu, supaya kondisi tanah menjadi normal kembali, cobalah menaburkan dolomit di sekeliling pokok batang utama. 

Dosis yang dianjurkan adalah 0,25 kg untuk setiap pohon atau sesuai dengan karakteristik media tanam yang digunakan. 

Hindari memberikan dolomite dalam jumlah yang besar karena malah akan mematikan pohon itu sendiri.

Rentang waktu penaburan Dolomite halus Panji atau Kapur Pertanian GK dengan pupuk lain adalah 1 bulan.
Taburkan terlebih dahulu dolomit atau kapur pertanian setelah satu bulan di ikuti penaburan pupuk lainnya.



3. Pemberian Pupuk NPK Secara Rutin

Pohon mangga memerlukan nutrisi yang banyak untuk dapat menghasilkan buah-buah yang lebat. Di samping pupuk kompos, salah satu pupuk yang bisa mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman sekaligus merangsangnya agar cepat berbuah adalah pupuk NPK. 

Pemberian pupuk ini biasanya dilakukan ketika 30 hari setelah penaburan Dolomite halus Panji  dengan dosis sebanyak 0,25 kg/pohon. 

Jangan lupa, siramlah pohon mangga setiap 2 kali sehari agar penyerapan nutrisi pupuknya berlangsung lebih maksimal. 

Pemupukan ulang bisa dilakukan pada 2 bulan ke depan memakai dosis yang sama dan tanpa diawali dengan pengapuran.

Percayalah, ketiga metode di atas sangat efektif untuk memicu pohon mangga supaya mampu berbuah lebat.

MARKETING  & INFO :

Hery Sunardi / 0852 6591 8610
email : hery.sunardi@hotmail.com

Danny Liangga / 0852 0762 9988
email : dannyliangga@rocketmail.com

Deni Alisandi Siregar/ 0813 7522 9955